Senin, 03 Oktober 2011

kas, bank, dan surat berharga

Kas terdiri dari dari uang uang kertas, uang logam, cek yang belum disetorkan, simpanan dalam bentuk giro, traveller’s cheks, cashier’s checks, bank draft, dan 
money order.

Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).
Uang kertas mempunyai nilai karena nominalnya. Oleh karena itu, uang kertas hanya memiliki dua macam nilai, yaitu nilai nominal dan nilai tukar. Ada 2(dua) macam uang kertas :
§         Uang Kertas Negara (sudah tidak diedarkan lagi), yaitu uang kertas yang dikeluarkan oleh pemerintah dan alat pembayaran yang sah dengan jumlah yang terbatas dan ditandatangani mentri keuangan.
§         Uang Kertas Bank, yaitu uang yang dikeluarkan oleh bank sentral,
Beberapa keuntungan penggunaan alat tukar (uang) dari kertas di antaranya :
§         Penghematan terhadap pemakaian logam mulia
§         Ongkos pembuatan relatif murah dibandingkan dengan ongkos pembuatan uang logam.
§         Peredaran uang kertas bersifat elastis (karena mudah dicetak dan diperbanyak) sehingga mudah diseusaikan dengan kebutuhan akan uang
§         Mempermudah pengiriman dalam jumlah besar

Uang logam biasanya terbuat dari emas atau perak karena emas dan perak memenuhi syarat-syarat uang yang efesien. Karena harga emas dan perak yang cenderung tinggi dan stabil, emas dan perak mudah dikenali dan diterima orang. Di samping itu, emas dan perak tidak mudah musnah. Emas dan perak juga mudah dibagi-bagi menjadi unit yang lebih kecil. Di zaman sekarang, uang logam tidak dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya. Nilai nominal itu merupakan pernyataan bahwa sejumlah emas dengan berat tertentu terkandung di dalamnya.
Uang logam memiliki tiga macam nilai.
Nilai Intrinsik yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang. Menurut sejarah, uang emas dan perak pernah dipakai sebagai uang. Ada beberapa alasan mengapa emas dan perak dijadikan sebagai bahan uang antara lain :
§         Tahan lama dan tidak mudah rusak (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).
Nilai Tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).


Cek yang oleh perusahaan sudah dicatat sebagai penerimaan tetapi belum dicatat oleh bank, atau cek yang sudah dicatat sebagai penerimaan oleh bank tetapi belum dicatat oleh perusahaan. Namun dapat juga diartikan sebagai cek yang sudah dicatat oleh perusahaan sebagai pengeluaran tetapi bank belum mencatatnya, ataupun cek yang sudah dicatat oleh bank sebagai pengeluaran tetapi belum dicatat oleh perusahaan.


Simpanan giro merupakan simpanan pada bank yang penarik­annya dapat dilakukan dengan menggunakan cek atau bilyet giro. Kepada setiap pemegang rekening giro akan diberikan bunga yang dikenal dengan nama jasa giro. Besarnya jasa giro tergantung dari bank yang bersangkutan. Rekening giro biasa digunakan oleh para usahawan, baik untuk perorangan maupun perusahaannya. Bagi bank jasa giro merupakan dana murah ka­rena bunga yang diberikan kepada nasabah relatif lebih rendah dari bunga simpanan lainnya.


sejumlah uang yang tertera didalamnya kepada orang yang tanda tangannya tertera pada Traveller’s Check tersebut.
Karena Traveller’s Check sangat mudah dibawa kemana-mana, pemilik uang tidak perlu membawa uang tunai dalam perjalanan.
Untuk menguangkannya pemili Traveller’s Check harus dapat menunjukkan KTP; SIM, dan atau Paspornya. Dengan demikian keamanannyapun terjamin. Traveller’s Check ini biasanya dipergunakan oleh para pelancong.



Sebuah cek kasir (kasir cek, cek bank, cek resmi, demand draft, cek kasir, bank draft atau cek bendahara) adalah pemeriksaan dijamin oleh bank. Mereka diperlakukan sebagai dana dijamin dan biasanya dibersihkan pada hari berikutnya. Ini adalah hak pelanggan untuk meminta "hari berikutnya ketersediaan" ketika menyerahkan cek kasir secara pribadi. Sebagian besar bank tidak jelas mereka langsung. Namun, bank diijinkan untuk mengambil kembali uang dari "membersihkan" cek satu atau dua minggu kemudian jika pengolahan selanjutnya menemukan itu menjadi penipuan. Karena pelanggan percaya bahwa cek telah ditemukan valid dan telah dikonversi menjadi kas di tangan, pelanggan mudah ditipu oleh skema yang meminta mereka untuk berpisah dengan barang atau sebagian dari uang itu jika dibersihkan pada waktu yang tepat.


Bank Draft adalah surat berharga yang berisi perintah tak bersyarat dari bank penerbit draft tersebut kepada pihak lainnya (tertarik) untuk membayar sejumlah uang kepada seseorang tertentu atau orang yang ditunjuknya pada waktu yang telah ditentukan. 

Tersedia dalam 9 jenis mata uang asing : 
- Australian Dollar (AUD) 
- Canadian Dollar (CAD) 
- Swiss Franc (CHF) 
- Euro (EUR) 
- Hong Kong Dollar (HKD) 
- Japanese Yen (JPY) 
- New Zealand Dollar (NZD) 
- Singapore Dollar (SGD) 
- US Dollar (USD) 

Keuntungan Bank Draft : 
1. Lebih aman dari uang tunai karena jika Bank Draft tersebut hilang / dicuri, pemilik dapat melakukan stop payment. Uang akan dikembalikan atau dapat juga menerbitkan Bank Draft yang baru. 
2. Kurs dan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan TT. 
3. Lebih aman karena hanya nama orang yang tertera dalam Bank Draft tersebut yang dapat mencairkannya dengan menunjukkan ID yang berlaku pada saat pencairan.



Keuangan instrumen, yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga lain, yang memungkinkan individu bernama pada perintah untuk menerima sejumlah tertentu uang tunai pada permintaan. Sering digunakan oleh orang-orang yang tidak memiliki rekening giro. Salah satu manfaat utama dari tatanan uang adalah bahwa ia lebih dipercaya dari cek pribadi, karena prabayar. Wesel dapat diperoleh di banyak lokasi, termasuk kantor pos, toko kelontong, atau bank, dan mungkin memerlukan biaya yang kecil


belajar myob

Teman-teman yang sedikit kesulitan belajar MYOB Accounting, terlebih lagi pusing dengan gaya mengajar Dosen dan Asisten-nya, jay akan sedikit membahas tentang aplikasi akuntansi yang satu ini.
Siap-siap....ye....


START MYOB
1. Klik MYOB Accounting dalam menu MYOB
2. Pilih Create (menciptakan data baru dalam file/directory-nya teman-teman)
3. Isikan Nama Perusahaan dan Alamat lengkap- kemudian klik Next
Nama Perusahaan : PT.KARUNG 13
Alamat : Jl. Garuda No. 23 Maccopa Maros
Telp : 0411-5246290
Klik Next.


4. Isikan
Current Financial Years : Tahun Keuangan Sekarang (2009)
Last Month of Financial Years : Akhir Tahun Keuangan (Desember)
Conversion Month : Bulan Konversi (Januari)
Period per years : 2 Tahun
5. Klik Next- akan muncul pilihan jenis usaha.
Pilih salah satu perusahaan dari menu yang tersedia (105 jenis usaha) atau Pilih Build Your Own (membuat akun/rekening sendiri)- Klik Next
6. User ID (abaikan)-Klik Next
7. File Name
Simpan PT. KARUNG 13 Directory-nya teman-teman- Klik Save
8. MYOB akan memproses dan menciptakan file baru “PT. KARUNG 13"
9. Congratulations- Klik Finish
Masuk ke dalam MENU MYOB ACCOUNTING

MENU MYOB
General Ledger (Buku Besar)
Cheque Book (Cek)
Sales (Penjualan)
Purchase (Pembelian)
Inventory (Persediaan)
Card File (Kartu)

GENERAL LEDGER (BUKU BESAR)
Menu buku besar digunakan untuk mencatat saldo rekening-rekening buku besar. Dalam akuntansi terdapat 8 kelompok rekening buku besar, seperti rekening Aktiva, Kewajiban, Modal, dsb.

1. DAFTAR REKENING PERUSAHAAN
Pada Account List gambar di bawah terdapat 8 kelompok rekening berikut:
1. Asset (Aktiva)
2. Liability (Kewajiban)
3. Equity (Modal)
4. Income (Penghasilan)
5. Cost of Sales (Harga Pokok Penjualan)
6. Expenses (Beban-beban)
7. Other Income (Penghasilan Lain-lain)
8. Other Expense (Beban lain-lain)
(Rekening ini dapat anda ganti dengan bahasa Indonesia)
Catatan: Rekening ini diisi harus sesuai dengan jenis bisnis saudara.


Rekening Aktiva
Aktiva Lancar
Kas
- Kas kecil
- Bank
Piutang Dagang
Piutang Karyawan
Bahan Habis Pakai (BHP)
Biaya dibayar di muka
Asuransi
Aktiva Tetap
Tanah
Gedung
(Akumulasi Depresiasi Gedung)
Peralatan
(Akumulasi Depresiasi Peralatan)
Kendaraan
(Akumulasi Depresiasi Kendaraan)
Mesin
(Akumulasi Depresiasi Mesin)


2. MENGGANTI REKENING KE DALAM BAHASA INDONESIA
Gantilah rekening berikut dengan bahasa Indonesia:
- Current Asset dengan Aktiva Lancar
- Trade Debtor dengan Piutang Dagang
- Fixed Asset dengan Aktiva Tetap
- Dst

Praktik:
1. Sorot rekening yang akan diganti, kemudian tekan Edit.
2. Gantilah Current Asset dengan Aktiva Lancar, dst.
3. Klik Ok untuk kembali ke menu utama


3. KODE REKENING
Rekening dalam akuntansi memiliki nomor sesuai dengan klasifikasi masing-masing:
Berikut adalah contoh beberapa kode rekening, nama rekening dan tipe rekening.

Kode Nama Type Link Saldo
Rekening Rekening Rekening
1-0000 Aktiva Header
1-1000 Aktiva Lancar Header
1-1100 Kas Header
1-1110 Kas Kecil Detail
1-1120 Bank Header
1-1121 Bank BCA Detail
1-1122 Bank MANDIRI Detail
1-1123 Bank BUKOPIN Detail
1-1200 Piutang Header
1-1210 Piutang Dagang Detail
1-1220 Piutang Karyawan Header
1-1221 Piutang Amin Detail
1-1222 Piutang Rasyadi Detail
1-2223 Piutang Ulfa Detail

Catatan:
Account Name: adalah kode dan nama rekening yang dapat diganti sesuai dengan kebutuhan.
Header: adalah tipe rekening induk, misal aktiva, aktiva lancar, aktiva tetap, dan kewajiban.
Detail: adalah tipe rekening anak, misal kas, piutang, dan peralatan, dsb.


4. LINKED ACCOUNT (KETERKAITAN REKENING)
Linked Account: adalah rekening yang terkait dengan rekening lain.
1. Account Receivable Linked Account (Rekening yang terkait dgn Piutang Dagang):
Trade Debtor (Piutang Darang)
General Cheque Account (Cek)
Freight Income (Pendapatan Ongkos Angkut)
Deposit Received (Penerimaan Uang)
Discount Given (Diskon yang diberikan)
Service - Other Income (Pendapatan Jasa)

2. Account Payable Linked Account (Rekening yang terkait dengan Utang Dagang):
Trade Creditor (Utang Dagang)
Electronic Payment Clearings (Pembayaran dengan elektronik –misal ATM)
Freight Paid (Ongkos Angkut)
Deposit with Vendors (Setoran Vendor)
Discount Taken (Diskon yang diambil)
Late Fees Paid (Tunggakan pembayaran upah )

3. General Ledger Linked Account (Rekening-rekening Buku Besar):
Current Earnings (Laba tahun berjalan)
Retained Earnings (Laba ditahan)
Historical Balanced Account (Rekening saldo historis)

Balanced: Saldo masing-masing rekening (Saldo dapat diisi atau terisi dengan sendirinya)